Sejuknya tiupan angin subuh yang menyentuh
telinga dengan perlahan mulai mangarah pada hati yang sedang berada dalam mimpi
indah seiring alunan adzan subuh terus mengalun membuat para penghuni pesantren
miftahul amal terbangun mengepa-ngepakan selimut .
Rasa kantuk terus dilawannya berfikirlah
seorang santri agar wajah ini tidak kantuk ,Air wudhulah yang mampu menjawab
semua yang difikirkan oleh para santri.
hiruk-pikuknya suara santri smp pesantren miftahul
amal membuat jalan-jalan menuju masjid pun sangat berwarna bahkan ada
yang berkata lucu ,”‘ayinii an’as ya ukhti…..ba’du ya ukhti kaifa……”,umi salah
satu santri
dilanjutkan
dengan pembukaan Dauroh Bahasa Arab Perdana yang
berarti berlatih tentang bahasa arab yang dikhususkan untuk semua santri hanya
saja dipisah antara pengurus dan anggota.
Tujuannya
untuk membuat para santri senang dalam mempelajari
Bahasa Arab dan mampu mempraktikanya dalam percakapan sehari-hari. gagasan
ini persembahan langsung oleh sang ustadz dan sekaligus kepala pondok di miftahul amal untuk para santrinya ,dan yang snagat unik
para santri diwajibkan untuk membuat “kutaibun”/buku kecil untuk menulis
intisari dalam setiap pertemuan,Subhanallah rencana ini berjalan dengan lancar
dan semoga akan terus berjalan sampai nantiyang insaallah melahirkan santri
santri yang berguna dan mampu mengembangan bahasa
AMIN YA RABAL “ALAMIN

Tidak ada komentar:
Posting Komentar